Pusing Dibedakan, 2020 Pakaian Pegawai Honorer Tak Boleh Mirip dengan ASN

WWW.INFOKEMENDIKBUD.ONLINE _Pemerintah Kota Makassar telah mengeluarkan aturan baru terkait Penggunaan pakaian dinas bagi pegawai honor.

Aturan tersebut sebab sejauh ini tidak sama sekali tidak bisa dibedakan. Mana yang pegawai honorer dan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Aturan tersebut yakni peraturan Walikota (Perwali) nomor 77 tahun 2019, dan mulai diberlakukan pada satu Januari 2020.

Dalam regulasi tersebut pegawai honor juga dilarang menggunakan atribut ASN. 

Tujuan penerapan perbedaan seragam itu untuk memudahkan menentukan mana pegawai Honorer dan PNS pelaksanaan aturan merujuk pada Permendagri tentang tata laksana PNS.


Ke depan, pegawai honorer dilarang menggunakan PDH warna kecoklatan dan seragam Korpri.

Pegawai honor nantinya hanya boleh menggunakan kemeja polos warna abu-abu muda dan celana gelap pada hari senin hingga rabu, sementara pada hari kamis dan jumat wajib mengenakan pakaian batik.

Tak hanya itu, seragam dinas bagi pegawai kontrak juga akan dilengkapi id card dan lambang Kota Makassar. 

Sumber : pedomanrakyat.com

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di WWW.INFOKEMENDIKBUD.ONLINE,  Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.
loading...

Belum ada Komentar untuk "Pusing Dibedakan, 2020 Pakaian Pegawai Honorer Tak Boleh Mirip dengan ASN"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel