page 5 Istrinya Tak Bisa Masak. Pria Ini Mau Marah Tapi Malah Menangis Setelah Lihat Sendal Jepit Istrinya, Sendal Itu Ternyata...

Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Namun, belum juga kutemukan Maryamku.

Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar.

Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas.

“Ini dia mujahidah ku!” pekik hatiku.

Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja.

Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya.

Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.

Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya.

Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku.

Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi.

Padahal Rasul telah berkata: “Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”

LANJUT BACA HALAMAN 6 DISINI

loading...

Belum ada Komentar untuk "page 5 Istrinya Tak Bisa Masak. Pria Ini Mau Marah Tapi Malah Menangis Setelah Lihat Sendal Jepit Istrinya, Sendal Itu Ternyata..."

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel