page 3 25 Tahun Rawat Istri Lumpuh, Miliarder di Minta Anaknya Untuk Nikah Lagi dan Jawabanya... Istri Langsung Nangis, Astaga Jawabanya...


Seorang wanita akan terlihat sempurna jika mampu melayani suaminya dengan baik. Namun seorang suami akan jauh lebih sempurna jika bisa menjadi naungan bagi sang istri dalam masa suka maupun masa terburuknya.

5. Sebuah Doa Kepada Pencipta Yang Agung

Keempat anak dari Eko sebenarnya mengizinkan ayahnya menikah lagi. Bahkan mereka yakin sang ibu juga akan melakukan hal yang sama. Eko adalah pengusaha sukses, masih membutuhkan seseorang yang membantu di sampingnya. Menemaninya ke mana saja. Namun Eko menolak, dia mengatakan kepada anaknya jika hal semacam itu tidak ada dalam pikirannya. Yang terpenting adalah merawat sang istri, sampai kapanpun. Karena cinta kepada istrinya tidak hanya nafsu, tapi pengorbanan dan pengabdian.



Setiap malam Eko terus berdoa kepada Tuhan sambil menangis. Dia hanya meminta untuk merahasiakan rasa sakitnya, dan memberinya kekuatan untuk terus merawat istrinya. Memberinya daya untuk terus menjaga rasa cintanya yang terus bertahan hingga sekarang.
Apa yang dilakukan Eko adalah cerminan cinta yang sesungguhnya. Suatu hal yang tidak bisa diganti dengan apapun dan sumber kebahagiaan yang tiada bandingnya. Cobaan adalah ujian akan kesetiaan dan Pak Eko Pratomo telah menunjukkan bahwa kesetiaan dan cinta macam ini bukanlah hal semu belaka.

Sumber: boombastis.com


Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di WWW.KOMPASNEWSONLINE.COM Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.
loading...

Belum ada Komentar untuk "page 3 25 Tahun Rawat Istri Lumpuh, Miliarder di Minta Anaknya Untuk Nikah Lagi dan Jawabanya... Istri Langsung Nangis, Astaga Jawabanya..."

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel